Menulis untuk Solusi: Memanfaatkan Formula PADS dalam Copywriting untuk Desain
Dalam ranah desain grafis, sebuah karya visual yang kuat seringkali memerlukan narasi pendukung yang sama kuatnya. Di program studi D4 Desain Grafis UNESA, mahasiswa diajarkan bahwa komunikasi adalah kunci. Salah satu formula yang mereka pelajari di mata kuliah Copywriting adalah PADS, sebuah kerangka kerja yang melatih mereka untuk tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menawarkan solusi yang meyakinkan melalui tulisan.
Mengurai Formula PADS
PADS adalah akronim yang mewakili empat tahapan utama dalam menyusun teks yang berfokus pada pemecahan masalah. Formula ini sangat efektif untuk mengkomunikasikan nilai sebuah desain atau produk.
P - Problem (Masalah): Tahap awal adalah mengidentifikasi dan menyatakan masalah yang dihadapi audiens secara jelas. Ini adalah pondasi dari seluruh pesan. Sebagai desainer, Anda perlu memahami tantangan apa yang dihadapi klien atau target audiens Anda. Misalnya, "Sulit menemukan logo yang terlihat modern namun tetap abadi," atau "Materi promosi kami terlihat ketinggalan zaman dan tidak menarik perhatian."
A - Agitate (Gelisahkan): Setelah masalah diidentifikasi, tahap ini bertujuan untuk menggugah dan memperdalam rasa sakit tersebut. Tujuannya adalah membuat audiens merasakan dampak negatif dari masalah tersebut secara lebih intens. Anda bisa menggunakan pertanyaan retoris atau skenario yang relevan. Contoh: "Apakah Anda khawatir brand Anda tidak akan dikenal karena logo yang kurang berkesan?" atau "Bagaimana jika pesaing Anda sudah menggunakan visual yang lebih profesional?"
D - Discredit (Diskreditkan): Ini adalah tahap yang sering dilewatkan, namun sangat penting. Di sini, Anda menyangkal atau menunjukkan kelemahan dari solusi-solusi yang sudah ada atau yang umum digunakan. Ini membuka jalan bagi solusi Anda sendiri. Sebagai desainer, Anda bisa mendiskreditkan solusi-solusi seperti template logo gratis atau desainer yang tidak memahami strategi branding.
S - Solution (Solusi): Akhirnya, inilah saatnya memperkenalkan desain atau layanan Anda sebagai solusi yang sempurna untuk semua masalah yang telah disebutkan. Bagian ini harus disampaikan dengan jelas, ringkas, dan penuh keyakinan, menjelaskan bagaimana karya Anda secara spesifik menyelesaikan masalah dan menghilangkan kegelisahan audiens.
Mengapa PADS Relevan bagi Desainer Grafis?
Bagi mahasiswa D4 Desain Grafis UNESA, pemahaman PADS mengubah cara mereka melihat karya mereka sendiri. Mereka tidak lagi hanya menciptakan gambar yang indah; mereka merancang solusi visual. PADS melatih mereka untuk:
Berpikir Strategis: Menganalisis masalah dan audiens sebelum mulai mendesain.
Menyusun Narasi yang Kuat: Membuat portofolio atau presentasi yang tidak hanya menunjukkan "apa" yang mereka buat, tetapi juga "mengapa" mereka membuatnya.
Meningkatkan Nilai Karya: Mengkomunikasikan nilai dan dampak nyata dari setiap proyek desain.
Dengan menguasai formula PADS, lulusan D4 Desain Grafis UNESA akan menjadi komunikator strategis yang tidak hanya mampu membuat visual yang memukau, tetapi juga mampu mengartikulasikan nilai dan solusi di baliknya, menjadikannya aset berharga di industri kreatif.